Setelah di tutorial Javascript sebelumnya dibahas tentang pengertian Javascript, Sejarah Javascript dan Pentingnya Belajar Javascript. Maka pada tutorial kali ini akan dibahas tentang bagaimana Struktur Penulisan Javascript.
Baca Juga : Pengertian Javascript, Sejarah Javascript dan Pentingnya Belajar Javascript
Struktur Dasar Penulisan Javascript
JavaScript dapat diimplementasikan menggunakan pernyataan JavaScript yang ditempatkan di dalam tag HTML <script> ... </script> pada halaman web.
Kalian dapat menempatkan tag <script> , yang berisi kode-kode JavaScript di mana saja di dalam halaman web kalian, tetapi biasanya disarankan untuk menyimpannya di dalam tag <head> .
Tag <script> digunakan untuk memberitahu kepada web browser untuk mulai menafsirkan semua teks di antara tag-tag ini sebagai sebuah skrip atau kode JavaScript. Struktur dasar dari Javascript adalah seperti berikut ini:
1 2 3 |
<script ...> JavaScript code </script> |
1 2 3 |
<script type="text/javascript"> document.write("Selamat Data di SolusiLain.Com"); </script> |
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 |
<!DOCTYPE html> <html> <head> <title>Belajar Struktur Dasar Javascript Bersama SolusiLain.Com</title> <script type="text/javascript"> document.write("Selamat Data di SolusiLain.Com"); </script> </head> <body> </body> </html> |
Contoh Kode HTML dan Javascript di atas akan menghasilkan tampilan seperti pada gambar di bawah ini.

Dari contoh penerapan kode Javascript di atas terdapat function document.write yang berfungsi untuk menuliskan string ke dalam dokumen HTML.
Komentar pada Javascript
Seperti bahasa pemrograman lainnya, Javascript juga mendukung komentar untuk memberikan keterangan atau tanda tertentu pada kode Javascript kita. JavaScript mendukung komentar dengan gaya C dan gaya C++. Berikut ini beberapa atusan komentar di Javascript.
- Teks apa pun yang berada setelah // sampai akhir baris diperlakukan sebagai komentar dan diabaikan oleh JavaScript.
- Teks apa pun yang berada di antara karakter /* dan */ diperlakukan sebagai komentar. Cara ini digunakan untuk komentar dengan banyak baris (multiline).
- JavaScript juga mengenali urutan pembukaan komentar HTML <!–. JavaScript memperlakukan ini sebagai komentar satu baris, sama seperti halnya // komentar.
- Urutan penutup komentar HTML –> tidak dikenali oleh JavaScript sehingga harus ditulis sebagai //–>.
Contoh Penerapan Komentar Pada Javascript
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 |
<script type="text/javascript"> <!-- // Ini adalah komentar satu baris /* * Ini adalah komentar banyak baris (multiline) * Ini baris kedua */ //--> </script> |
Javascript itu Case Sensitivity
JavaScript adalah bahasa yang case-sensitive. Ini berarti bahwa kata kunci bahasa, variabel, nama fungsi, dan pengidentifikasi lainnya harus selalu diketik dengan huruf yang konsisten.
Jadi pengidentifikasi time, Time dan TIME akan menyampaikan arti yang berbeda dalam JavaScript.
Whitespace dan Line Breaks
JavaScript akan mengabaikan spasi, tab, dan baris baru yang muncul dalam program JavaScript. Kalian dapat menggunakan spasi, tab, dan baris baru secara bebas di program kalian dan Kalian bebas untuk memformat dan membuat indentasi program dengan cara yang rapi dan konsisten yang membuat kode mudah dibaca dan dipahami.
Penggunaan Titik Koma di Javascript
Statement dalam JavaScript biasanya diikuti oleh karakter titik koma, sama seperti di C, C++, dan Java. Namun pada Javascript Titik Koma menjadi opsional, sehingga memungkinkan kalian untuk menghilangkan titik koma ini jika masing-masing pernyataan kalian ditempatkan pada baris yang berbeda.
Contoh:
1 2 3 4 5 6 7 8 |
<script type="text/javascript"> // tanpa titik koma nilai1 = 100 nilai2 = 200 // dengan titik koma nilai1 = 100; nilai2 = 200; </script> |
Demikian tutorial tentang Struktur Dasar Javascript dan Cara Penulisan Javascript. Di atas sudah dijelaskan tentang struktur dasar penulisan javascript, penggunaan komentar pada javascript, tentang whitespace dan line break, case sensitivity pada javascript dan titik koma pada javascript.